Pekalongan – Kegiatan Perkemahan Jum’at–Sabtu (Perjusa) yang diselenggarakan oleh SMP Satu Atap Wangkelang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, berlangsung meriah pada tanggal 18–19 Juli 2025. Perkemahan ini diikuti oleh 18 peserta didik dari kelas 7 dan 8, dan turut didampingi oleh Pengurus Gerakan Pramuka UIN Gus Dur.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menjadi momentum penting dalam penguatan karakter peserta didik. Meskipun jumlah peserta relatif sedikit karena letak geografis sekolah yang berada di ujung selatan Kabupaten Pekalongan, semangat para siswa tetap tinggi sepanjang kegiatan

Yang menarik, malam api unggun turut disaksikan tidak hanya oleh pihak sekolah, tetapi juga masyarakat sekitar yang ikut memeriahkan suasana. Kehadiran warga menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap kegiatan Pramuka sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang membentuk kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan sejak dini.
Kak Triyadi selaku pembina Pramuka menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi bekal awal bagi siswa kelas 7 dalam proses mereka berkembang, baik secara mental, sosial, maupun kepemimpinan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa melatih tanggung jawab, kemandirian, dan rasa percaya diri adik-adik kelas 7 ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kak Hadi selaku perwakilan Pengurus Gerakan Pramuka UIN Gus Dur turut mengapresiasi jalannya kegiatan. Ia menyampaikan bahwa perkemahan ini menjadi ruang nyata untuk mengimplementasikan Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
“Melalui kegiatan ini saya bisa langsung menerapkan nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya, serta belajar dari semangat adik-adik dan peran aktif masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter,” ujar Kak Hadi.

Perjusa ini menjadi contoh bahwa meski dengan keterbatasan, sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pengurus Pramuka dapat menciptakan ruang pendidikan yang bermakna dan berdampak.
Penulis : Yulia Rif'atul Qonita
Editor : Tim Publikom