Pekalongan –Dalam rangka persiapan menghadapi pendakian Gunung Prau, BSO Prapala Gerakan Pramuka UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan pra-pendakian pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh anggota BSO Prapala dan beberapa anggota Gerakan Pramuka UIN Gus Dur, bertempat di Desa Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan dan aliran sungai Kali Genting. Selama perjalanan, peserta melakukan berbagai latihan teknis seperti pendirian tenda, memasak, serta pengenalan medan sebagai bentuk latihan dasar dalam menghadapi situasi di alam terbuka

Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung satu hari, seluruh peserta tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Suasana kebersamaan, kerja sama tim, dan latihan manajemen risiko menjadi bekal penting untuk menghadapi pendakian Gunung Prau yang akan datang.
Kak Thasya, selaku pimpinan BSO Prapala, menyampaikan bahwa pra-pendakian ini merupakan langkah strategis untuk mengukur kesiapan fisik dan mental anggota sebelum melaksanakan pendakian utama.
“Kegiatan pra-pendakian ini bukan hanya sekadar latihan fisik, tetapi juga sebagai bentuk persiapan mental dan strategi menghadapi medan sebenarnya. Saya harap kakak-kakak bisa mengambil pelajaran dari pengalaman hari ini belajar kerja sama, manajemen risiko, dan tanggung jawab di alam terbuka. Semua ini akan menjadi bekal penting saat kita menghadapi pendakian Gunung Prau nanti,” ujar Kak Thasya

Sementara itu, keterlibatan anggota Gerakan Pramuka UIN dalam kegiatan ini juga merupakan bentuk interaksi positif antar anggota. Kehadiran mereka memperkaya pengalaman lapangan dan menambah semangat kebersamaan di tengah latihan alam terbuka.
Kegiatan pra-pendakian ini menjadi contoh nyata bahwa dengan latihan dan persiapan yang matang, semangat untuk menjelajah alam dapat dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab. Lebih dari itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya manajemen risiko, kesiapan fisik, serta kerja sama tim dalam dunia kepanduan dan pencinta alam.
Penulis : Yulia Rif'atul Qonita
Editor : Tim Publikom