Salah satu momen istimewa dalam upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut adalah penyerahan Satyalancana Karya Satya kepada para dosen UIN Gus Dur yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang para pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Salah seorang penerima penghargaan, Juwita Rini, menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Penghargaan ini adalah anugerah, bukan hanya sebatas waktu, tetapi harapannya dapat menjadi motivasi untuk berkontribusi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dalam amanatnya, Rektor UIN Gus Dur juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2025. Selamat bergabung dan ikut menjadi bagian dari keluarga besar UIN Gus Dur,” tuturnya.
Selain penyerahan Satyalancana, upacara kemerdekaan tahun ini juga dimeriahkan oleh Gerakan Pramuka UIN Gus Dur yang dengan gagah dan penuh khidmat bertugas sebagai pasukan pengibar bendera. Kehadiran mahasiswa baru dalam upacara ini menambah semarak sekaligus menjadi momentum penting dalam menanamkan semangat nasionalisme di awal perjalanan akademik mereka.
Penulis : Atik Mumtazza Alawiyah
Editor : Tim Publikom