Berita

Pekalongan — BSO Prapala (Pecinta Alam) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan kegiatan pendakian tahunan ke Gunung Prau pada Sabtu–Minggu, 9–10 Agustus 2025.

Pendakian yang dilakukan melalui jalur Dieng ini diikuti oleh 18 peserta, terdiri dari anggota dan pengurus BSO Prapala, serta beberapa anggota Gerakan Pramuka UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan lainnya. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan wawasan lingkungan hidup, mengasah keterampilan dasar pecinta alam, serta mempererat tali persaudaraan antaranggota. Selain menjadi wadah menikmati keindahan alam, kegiatan ini juga menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan membangun kekompakan tim.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan di Sanggar Pramuka UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dilanjutkan perjalanan menuju posko Gunung Prau. Peserta kemudian memulai pendakian, mendirikan tenda di area perkemahan, serta melakukan berbagai aktivitas kebersamaan seperti memasak, sharing session (sesi berbagi informasi), dan dokumentasi.

Pada hari kedua, peserta menikmati keindahan matahari terbit dari puncak Gunung Prau, kemudian melakukan pembersihan area perkemahan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Setelah itu, seluruh peserta turun kembali ke posko pada sore hari dengan selamat.

Ketua panitia kegiatan, Kak Nizar, menyampaikan bahwa pendakian ini menjadi ajang pembelajaran kemandirian bagi peserta, sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT, serta menumbuhkan kesadaran menjaga dan melestarikan alam Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan pengajaran agar peserta bisa belajar hidup mandiri dan selalu bersyukur atas segala pemberian nikmat Allah SWT," ujarnya. "Harapannya, para peserta selalu menjaga alam Indonesia dan melestarikannya," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BSO Prapala berkomitmen untuk terus menjadi wadah positif bagi mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang pecinta alam, sekaligus berkontribusi melestarikan alam Indonesia.


Penulis : Haniatul Mufidah

Editor : Tim Publikom

Pekalongan – BSO Otodidak Gerakan Pramuka UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kunjungan intensif ke Humas UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Humas Kampus 1 ini dihadiri oleh Ketua Humas, dosen, pegawai Humas, pimpinan Gerakan Pramuka, serta pengurus dan anggota BSO Otodidak.

Kunjungan ini bertujuan memperkaya wawasan jurnalistik dan kehumasan anggota BSO Otodidak, sekaligus memperluas jaringan kerja sama. Rangkaian kegiatan diawali sambutan Ketua Humas UIN Gus Dur, dilanjutkan diskusi santai seputar dunia kejurnalistikan, khususnya keterampilan kepenulisan.

Selama diskusi, peserta mendapatkan wawasan baru mengenai strategi penulisan berita, pengelolaan informasi, dan teknik kepenulisan yang efektif. Interaksi langsung dengan praktisi Humas menjadi kesempatan berharga untuk memahami tantangan serta dinamika jurnalistik di lingkungan kampus.

Ketua Humas UIN Gus Dur, H. Irham Baihaqi Thoha, S.E., M.M., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kunjungan ini.
"Yang pastinya kalau ke sini itu diharapkan membawa manfaat bagi kebaikan kita bersama. Satu sisi memberi manfaat bagi lembaga UIN tercinta, sisi lain bagi mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar UIN Gus Dur untuk belajar, mendapatkan ilmu, dan menambah pengalaman," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Racana Putri, Kak Lia Olivia Zahra, menjelaskan bahwa kunjungan BSO Otodidak ke Humas UIN Gus Dur merupakan upaya untuk memahami secara mendalam peran dan fungsi humas, termasuk di dalamnya bidang kejurnalistikan.
"Tujuan kami ke sini untuk mengenal Humas kampus lebih dalam. Harapannya ke depan, BSO Otodidak dan Humas UIN Gus Dur dapat menjadi media partner dan bekerja sama," ujarnya.

Kegiatan ini membuktikan bahwa pengembangan kompetensi jurnalistik tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan praktisi. Dengan bekal wawasan dan koneksi baru, anggota BSO Otodidak diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat kampus.


Penulis : Putri Nala Luthfiyah

Editor: Tim Publikom

 

Pekalongan – Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) XIV resmi digelar pada hari Jumat–Selasa, tanggal 1–5 Agustus 2025, di Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh calon-calon pembina pramuka dari berbagai pangkalan di wilayah Karesidenan Pekalongan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali calon pembina dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar kepramukaan sebagai syarat awal menjadi pembina, dengan memperoleh bimbingan langsung dari pelatih bersertifikat Kwartir Cabang Kota Pekalongan. Kegiatan KMD dilaksanakan melalui metode pembelajaran teori, diskusi kelompok, simulasi, praktik lapangan, serta evaluasi. Para peserta dibimbing langsung oleh pelatih-pelatih bersertifikat dari Kwartir Cabang Kota Pekalongan yang berpengalaman di bidang kepramukaan.

Sebagai pembina yang mendampingi selama kegiatan, Kak Firda melihat langsung antusiasme para peserta dalam mengikuti setiap sesi pelatihan. Ia menekankan pentingnya pelatihan sebagai sarana pengembangan diri para pembina pramuka.
“Dengan adanya acara KMD di UIN Gus Dur ini, para calon pembina dapat difasilitasi untuk mengembangkan diri dan potensi dalam bidang kepramukaan. Ketika kembali ke gugus depan, mereka dapat mentransfer ilmunya sebagaimana yang diajarkan oleh Kakak-kakak pemateri,” ujar Kak Firda, Pembina Putri.

Sementara itu, Kak Dedik Irawan selaku pinsus (pimpinan kursus) menyoroti nilai-nilai yang dibangun melalui kegiatan KMD ini. Ia mengibaratkan semangat peserta dengan telur yang harus dijaga selama pelatihan, sebagai simbol komitmen dan tanggung jawab yang melekat dalam jiwa seorang pembina.
“Kegiatan ini penuh dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Kita ibaratkan mereka membawa telur yang melekat di tubuh, yang dapat dikiaskan sebagai semangat yang harus melekat dalam jiwa,” ujar Kak Dedik Irawan.

Dengan terselenggaranya Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) XIV ini, diharapkan akan lahir para pembina yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga berkarakter dan mampu menanamkan nilai-nilai kepramukaan kepada peserta didik di gugus depan masing-masing. Melalui bekal ilmu, keterampilan, serta pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, para peserta KMD diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat Gerakan Pramuka semakin maju dan berdampak positif bagi generasi muda.


Penulis : Syifa Falizia Zahrani

Editor : Tim Publikom

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree